Buffon Menilai Juventus Ibarat Ibu Kedua Bagi Dirinya

3Sudah empat belas tahun Gianluigi Buffon bermain di Juventus. Meskipun Parma akan selalu berada di hatinya, Namun Bianconerri sudah dianggap oleh Gianluigi Buffon sebagai ibu kedua.

Kalimat tersebut diungkapkan oleh Buffon dalam wawancaranya bersama media sepak bola italia baru abru ini, saat membahas karir panjangnya bersama Juventus, klub yang sudah dia bela sejak tahun 2001.

“Juventus sudah seperti Ibu kedua bagi saya, karena klub ini telah membuat diri saya sebagai pemain sepak bola yang berkualitas dan membuat saya berada diradar internasional.” ungkap penjaga gawang yang lahir pada tanggal 28 January 1978.

Buffon memulai karir profesionalnya sebagai pemain sepak bola bersama Parma, ia sudah berada di akademi sepak bola Parma sejak usia 13 tahun sampai ke level profesional dari tahun 1995 sampai dengan tahun 2001.

“AS Parma akan selalu berada di hati saya karena mereka telah membantu saya menjadi penjaga gawang yang hebat, selama empat belas tahun berada di Juventus dan juga salah satu teman saya selalu mengingatkan saya bahwa gelar Eropa pertama yang pernah say menangkan adalah saat bermain bersama AS Parma ( Piala UEFA 1999)

Bagaimana ia bisa tetap termotivasi selama belasan tahun berada di posisi yang sama, Buffon pun memberitahukan rahasianya.

“Kesuksesan kami berasal dari akumulasi tahun demi tahun kemarahan kami saat kami di degradasi ke Serie B dan sulit menjadi juara.”

“Agar semangat tetap terjaga dan terus termotivasi anda harus selalu mengingat hai hari saat anda kalah dengan memalukan. ITulah yang selama ini membuat saya termotivasi. Setiap hari saya bangun dan berfikir kami tidak memenangkan gelar apapun selama empat tahun.”

Gianluigi Buffon pun dalam usianya yang dapat dibilang sudah tua yakni umur 37 tahun, sampai saat ini belum menentukan sampai kapan ia akan terus bermain sepak bola. Ia pun mengaku ia masih sangat haus akan gelar.

“memenangkan Scudetto tiga musim secara berturut adalah impian terakhir saya yang telah menjadi kenyataan karena itu telah memberikan kami tempat tersendiri dalam sejarah Juventus.”

“Impian selanjutnya tentu saja mendapatkan Scudeto empat kali berturut. Itu akan menjadikan kami uniq. Kami ingin melangkah sejauh mungkin di Champions league, menyelesaikan tantangan yang kami hadapi dengan kekuatan dan keterbatasan kami.” Tutus Buffon. (nd)

Share This Post

Related Articles

© 2022 Arena Betting. All rights reserved. Sitemap · Entries RSS · Comments RSS
Powered by Arenabetting ·